Berita

Akim Nimbun BBM Subsidi Pertalite di Rumah, Hasil Ngerit Berulang Kali di SPBU

258
×

Akim Nimbun BBM Subsidi Pertalite di Rumah, Hasil Ngerit Berulang Kali di SPBU

Sebarkan artikel ini

PANGKALAN BARU, Berita5.co.id — Di sebuah rumah tinggal di Jalan Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah, praktik penimbunan BBM bersubsidi berlangsung nyaris tanpa rasa takut.

Puluhan jeriken berisi Pertalite berjejer rapi di dalam rumah. Aroma bahan bakar menyengat.

Risiko kebakaran mengintai, namun aktivitas itu disebut telah berlangsung lama.
Pemilik rumah, Akim, tak menampik perbuatannya.

Ia mengakui membeli Pertalite berulang kali di SPBU terdekat, sebuah praktik yang dikenal luas sebagai mengerit, cara klasik menguras BBM subsidi dengan dalih kebutuhan pribadi.

“Kalau kita mengerit pakai mobil, tetap pakai barcode,” kata Akim, Senin sore, 19 Januari 2026.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa pengisian bisa dilakukan lebih dari satu kali.

“Kadang kami memang dikasih lebih dari satu kali oleh pihak SPBU.”

Pengakuan itu membuka pertanyaan serius, bagaimana sistem barcode yang digadang-gadang sebagai alat pengendali distribusi BBM subsidi justru dapat dilampaui? Siapa yang memberi kelonggaran?

Pantauan di lokasi menunjukkan sebuah mobil bernomor polisi BG 1045 JO menurunkan muatan BBM dalam jumlah besar.

Tidak ada upaya penyamaran. Aktivitas bongkar muat berlangsung di lingkungan permukiman padat.

Warga sekitar mengaku resah.

“Kami takut kebakaran. Ini rumah, bukan gudang BBM,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurutnya, Akim kerap bolak-balik ke SPBU dengan mobil yang sama.

Pertalite adalah BBM bersubsidi yang dialokasikan untuk masyarakat kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!