“Bapak dan ibu adalah orang-orang terpilih yang dipanggil Allah SWT untuk beribadah langsung di depan Ka’bah. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan tetap sabar dalam setiap proses ibadah,” katanya.
Selain itu, Saparudin turut mengimbau agar para jemaah menjaga kekhusyukan selama beribadah, termasuk tidak menggunakan ponsel saat berada di dalam masjid.

“Tolong jaga adab selama di Tanah Suci. Hindari menggunakan telepon di dalam masjid agar ibadah tetap khidmat dan tidak mengganggu jemaah lainnya,” tegasnya.
Pelepasan ini menandai keberangkatan tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 7, 8, dan 9, dengan total sebanyak 291 jemaah asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (ADV – B5)












