“Terutama untuk kestabilan jaringan internet. Karena kalau listrik padam lebih dari 3 jam, sinyal juga ikut drop. Nah penyedia internet siap, tapi listriknya harus stabil juga,” ucapnya.
Sementara itu, Assydiq Chenny menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat keandalan pasokan listrik, mempercepat pelayanan, serta upaya mengatasi kendala pemadaman.
“Kalau dari PLN kita siap support pemerintah daerah. Kuta akan lakukan evaluasi terkait dengan keluhan yang dialami, yakni padam lebih dari 3 jam. Untuk itu kita kaji lagi agar padamnya itu tidak lebih lama dari 3 jam,” katanya.
“Untuk pemadaman itu ada dua, pertama pemadaman yang terencana. Kita sudah informasi via media sosial dan grup desa-desa. Ada yang di luar terencana kaya faktor alam, di luar prediksi nah itu yang recovery lebih dari 3 jam,” sambungnya. (*/b5)












