Penulis: Jiobber
SUNGAILIAT, berita5.co.id — Belasan warga mengamuk di lokasi tambang timah illegal di Jalan Teuku Umar Kampung Lubuk Kelik Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.
Warga yang kebanyakan wanita ini mengamuk lantaran tanah yang diklaim milik orang tua mereka itu sudah hancur digarap tambang illegal oleh orang yang tidak mereka kenal.
Saat ini di lokasi tampak mesin tambang timah dan slang menghiasi lahan yang sudah penuh lobang dan gundukan tanah.
Sejumlah lobang yang sudah tergenang air juga menghiasai lahan sekitar 3 hektar tersebut.
Selain terlihat peralatan menambang seperti slang atau pipa dan mesin tambang, di pinggir lahan yang sudah hancur lebur tersebut juga berdiri pondok atau camp untuk para pekerja tambang.
Sejumlah warga yang merupakan anak dan cucu pensiunan tentara inimendatangi lokasi tambang timah illegal tersebut.
Mereka sempat menanyakan kepada Husni, salah seorang yang disebut-sebut sebagai penanggung jawab tambang.
Dalam video berdurasi 35 detik yang diterima Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber), salah satu anak pensiunan tentara ini sempat menanyakan kepada penanggungjawab tambang yang mengenakan kemeja putih dan berjenggot tersebut, terkait siapa yang memberikan izin menambang di lokasi itu.
“Saya tidak perlu meminta izin kepada Abang lah. Saya tidak izin kepada siapalah,” ujar si kemeja putih.
Jawaban ini tentu saja membuat belasan anak dan cucu pensiunan tentara yang datang ke lokasi jadi emosi.












