Foto ini hanya sebagai pelengkap narasi berita. (Ist)
Editor: Bangdoi Ahada
PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Konflik hukum yang melibatkan sejumlah nama dalam pusaran sengketa bisnis dan audit keuangan di Bangka Belitung memasuki babak baru.
Seorang pengacara Andi Kusuma, resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik ke Polda Kepulauan Bangka Belitung, Senin (16/3/2026).
Laporan tersebut teregister dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: LP/B/45/III/2026/SPKT/Polda Bangka Belitung, yang diajukan pada pukul 17.10 WIB.
Andi Kusuma menilai dirinya menjadi korban narasi yang merugikan dalam pemberitaan sebuah situs daring di Bangka Belitung.
Dalam laporan itu, Andi menyoroti pernyataan yang dinisbahkan kepada seorang advokat bernama Sumin.
Ia disebut “berlagak jadi akuntan publik” dalam sebuah berita yang tayang pada Senin pagi (16/3/2026).
Pernyataan tersebut, menurut Andi, tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi mencemarkan nama baik serta merusak kredibilitas profesionalnya.
“Pernyataan itu tidak benar dan menyesatkan,” demikian inti keberatan Andi dalam laporannya.
Jejak Audit yang Dipersoalkan
Dalam penelusuran yang dilakukan, konflik ini tidak berdiri sendiri. Ia berakar pada hubungan kerja dan permohonan audit investigatif yang diajukan Andi Kusuma kepada pihak tertentu, termasuk seorang akuntan publik bernama Suhartati melalui perantara dr. Anik.
Permohonan tersebut, menurut Andi, telah disetujui dan ditandatangani oleh Frida Gunadi bersama Surya Darma selaku Direktur PT Reka Sejahtera.
Hal ini menjadi dasar bantahan Andi terhadap tudingan bahwa dirinya “berlagak” menjalankan fungsi akuntan publik.
Di sisi lain, pernyataan Sumin yang dimuat media justru membuka lapisan konflik yang lebih dalam.
Ia tidak sekadar menyampaikan opini, melainkan mengaitkannya dengan perkara hukum lain yang sedang berjalan.
Klaim Imunitas Advokat
Saat dikonfirmasi pada Selasa (17/3/2026), Sumin menegaskan bahwa pernyataannya kepada media merupakan bagian dari tugas profesinya sebagai kuasa hukum Frida Gunadi.












