Berita

Razia BNN di Parittiga: Positif Urine Disebut Hanya Didata, Publik Pertanyakan SOP

×

Razia BNN di Parittiga: Positif Urine Disebut Hanya Didata, Publik Pertanyakan SOP

Sebarkan artikel ini

Penulis: Angga

PARITTIGA, BERITA5.CO.ID – Razia Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di sejumlah kafe dan tempat hiburan di Kecamatan Parittiga, Jumat (2/10/2026) malam, menyisakan tanda tanya.

Bukan semata soal razianya, tetapi tentang apa yang terjadi setelah petugas menemukan hasil tes urine yang disebut menunjukkan indikasi positif narkotika.

Dalam kegiatan tersebut, petugas BNN melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap sejumlah pengunjung tempat hiburan.

Razia dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Parittiga.

Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan terdapat warga yang hasil tes urinenya menunjukkan indikasi positif.

Yang kemudian menjadi pertanyaan, warga yang disebut mendapatkan hasil positif tersebut dikabarkan tidak langsung dibawa ke kantor BNN untuk menjalani proses pemeriksaan atau asesmen lebih lanjut. Mereka disebut hanya dilakukan pendataan di lokasi.

Di titik inilah publik mulai mempertanyakan mekanisme razia tersebut.

Sebab, hasil tes urine sejatinya membutuhkan penjelasan mengenai bagaimana status seseorang ditentukan setelah alat tes menunjukkan indikasi positif.

Apakah hasil pemeriksaan awal tersebut sudah cukup untuk menentukan seseorang sebagai pengguna narkotika?

Ataukah diperlukan tahapan lanjutan untuk memastikan hasil tersebut sebelum menentukan langkah berikutnya?

Pertanyaan itu menjadi penting karena tes urine dalam kegiatan razia bukan sekadar angka atau hasil pada alat pemeriksaan.

Di balik setiap hasil pemeriksaan terdapat nama, reputasi, keluarga, pekerjaan, serta hak seseorang yang harus tetap dilindungi.

Karena itu, ketika seseorang disebut mendapatkan hasil positif, publik berhak mengetahui bagaimana prosedur berikutnya dijalankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!