Berita

Polres Bangka Barat Bongkar 4 Ponton Tambang Ilegal di Cupat, 12 Penambang Diamankan

119
×

Polres Bangka Barat Bongkar 4 Ponton Tambang Ilegal di Cupat, 12 Penambang Diamankan

Sebarkan artikel ini

BELINYU, Berita5.co.id – Penegakan hukum terhadap tambang ilegal di Bangka Barat kembali ditunjukkan secara nyata.

Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat bersama Satuan Polairud dan PT Timah Tbk membongkar empat unit ponton isap produksi (PIP) hasil razia dari perairan Cupat, Kecamatan Jebus.

Pembongkaran dilakukan di Pelabuhan PT Timah Tbk, Mantung, Belinyu, Rabu (27/08/2025).

Aksi ini merupakan tindak lanjut dari operasi gabungan yang digelar pada Sabtu (20/08/2025), di mana delapan unit ponton ditemukan.

Empat ponton terbukti beroperasi secara ilegal di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah, sementara empat lainnya ditemukan tidak beroperasi namun berada di dalam wilayah konsesi PT Timah.

Selain ponton, petugas mengamankan empat kapal lidah dengan mesin tempel 40 PK, satu karung pasir timah yang sudah dicuci, enam karung pasir timah yang belum dicuci, serta 12 penambang.

Seluruh barang bukti dan para pekerja kini berada di Mako Satpolairud Polres Bangka Barat.

Proses pembongkaran ponton yang dilakukan di Pelabuhan Mantung ini berlangsung dengan pengawasan ketat aparat kepolisian.

Sejak pagi, petugas dari Polres Bangka Barat, Satuan Polairud, dan tim teknis PT Timah Tbk sudah berada di lokasi.

Satu per satu ponton yang sebelumnya diikat di dermaga pelabuhan, dinaiki oleh petugas.

Peralatan tambang seperti mesin penyedot, pipa-pipa panjang, serta komponen rakit yang menjadi inti pengoperasian ponton mulai dilepas.

Dengan menggunakan alat potong besi dan mesin las, petugas memutus sambungan pipa dan rangka yang menjadi struktur utama ponton.

Asap tipis dari mesin pemotong logam terlihat mengepul saat petugas menggerinda bagian-bagian besi yang menopang mesin diesel penggerak penyedot.

Proses ini memakan waktu berjam-jam karena setiap ponton berukuran besar, dengan konstruksi rangka baja yang kokoh.

Petugas juga memastikan tidak ada material berbahaya yang tercecer ke perairan sekitar pelabuhan.

Semua komponen yang dibongkar langsung dikumpulkan dan ditempatkan di area khusus untuk dijadikan barang bukti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *