Penulis: RADAK01
PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Sejumlah pegawai perusahaan air minum dalam kemasan merek ViZ kembali menaruh harap pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang.
Harapan itu datang bersamaan dengan kekhawatiran lama, yaitu jangan sampai penanganan kasus ketenagakerjaan di perusahaan tersebut kembali “masuk angin” lalu menghilang tanpa jejak.
Para pekerja mengaku, bukan kali ini saja mereka melaporkan persoalan ketenagakerjaan di ViZ.
Polanya, kata mereka, nyaris selalu sama. Laporan masuk, petugas datang, dilakukan pemeriksaan awal, lalu senyap.
“Sudah beberapa kali kejadian seperti ini. Dilaporkan, didatangi, setelah itu kasusnya mental dan tidak tuntas,” ujar salah satu pegawai ViZ kepada media ini, Jumat malam, 6 Februari 2026.
Pernyataan itu diamini sejumlah pegawai lain yang hadir.
Nada kekecewaan berubah menjadi sindiran tajam. Mereka meminta Disnaker tidak “masuk angin”, apalagi “jadi kembung”.
“Jangan sampai lah dapat amplop coklat, lalu kasus kami ini menghilang ditiup angin,” ucap seorang pegawai, setengah berbisik, setengah menantang.
Di balik kemandekan penanganan kasus, para pekerja menduga adanya kekuatan besar yang melindungi manajemen perusahaan.
Mereka menyebut owner ViZ kerap berlindung di balik nama oknum petinggi di Bangka Belitung setiap kali persoalan mencuat.
“Kalau ada masalah, orang itu yang biasanya turun tangan. Kami minta dan berdoa, kali ini Disnaker tegas. Jangan takut dengan siapa pun. Tolong nasib kami ini, Pak,” kata seorang pegawai lainnya.
Temuan Disnaker: Upah, Status Kerja, dan BPJS Bermasalah
Kekhawatiran para pekerja itu muncul di tengah temuan resmi Disnaker Kota Pangkalpinang dalam pembinaan ke PT Citra Golden Tunggal—perusahaan yang menaungi merek ViZ— pada Kamis, 5 Februari 2026.












