Berita

Jejak 200 Ton Mineral Ilegal: Dana Pasang Badan Dugaan Penyelundupan Timah ke Jakarta

163
×

Jejak 200 Ton Mineral Ilegal: Dana Pasang Badan Dugaan Penyelundupan Timah ke Jakarta

Sebarkan artikel ini

Editor: Bangdoi 

PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Gudang di Jalan Bawal, Kelurahan Pasir Garam, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mendadak menjadi titik panas pada Kamis (12/2/2026) malam.

Operasi gabungan Satlap Tri Cakti bersama Lanal Babel membongkar dugaan rencana penyelundupan mineral ikutan timah dalam jumlah besar ke Muntok dan Jakarta.

Di lokasi, aparat menemukan sedikitnya 175 karung monazite (±7 ton) dan 200 karung zircon (±8 ton) yang siap dikirim.

Total muatan yang hendak diberangkatkan malam itu mencapai sekitar 15 ton. Namun temuan paling mencolok justru berada di dalam gudang.

Sekitar 200 ton material yang oleh seorang pria bernama Dana diklaim sebagai ilmenite.

Dana—yang menyebut dirinya berasal dari CV BBS dan MIG— mengaku sebagai pemilik barang.

Ia menyatakan seluruh isi gudang adalah miliknya dan rencananya akan dipindahkan ke gudang lain di kawasan Kampak sebelum dikirim ke Jakarta.

Pengakuan itu muncul di tengah fakta bahwa tidak ditemukan satu pun dokumen resmi terkait kepemilikan, izin penyimpanan, maupun dokumen pengiriman.

Rantai Logistik Tanpa Dokumen

Dua truk Fuso telah disiapkan. Dua sopir, Pery (39) dan Firdaus (41), mengaku dibayar Rp 12 juta untuk mengangkut sekitar 12 ton tailing menuju Jakarta.

Di ibu kota, mereka disebut hanya perlu menunggu arahan seseorang yang akan menghubungi. Skema ini memperlihatkan pola distribusi terputus.

Pengangkut tidak mengetahui detail penerima akhir, sementara barang telah dikemas rapi, dilapisi plastik, dan siap bergerak.

Penyidik mencatat, kemasan dan kesiapan angkut menunjukkan perencanaan matang.

Di sisi lain, pengakuan Dana bahwa ia “pecah kongsi” dengan rekannya bernama Dwi dan hendak memindahkan barang ke gudang pribadi menimbulkan pertanyaan baru.

Sejak kapan 200 ton material tersebut disimpan, dan atas dasar izin apa?

Monazite dan Zircon: Mineral Strategis

Monazite dan zircon bukan sekadar sisa tambang biasa. Keduanya termasuk mineral ikutan timah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan pengawasan ketat karena berkaitan dengan unsur tanah jarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!