Laporan: Rudi
Editor: Bangdoi Ahada
MENTOK, Berita5.co.id — Hujan yang mengguyur Kota Mentok justru membuka borok kualitas proyek infrastruktur yang dibiayai APBD Bangka Barat.
Bangunan siring di RT 01 RW 01 Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok, kembali ambrol meski proyek tersebut menelan anggaran hingga Rp 141.878.000 dan baru saja dikerjakan.
Ambrolnya siring bukan kali pertama terjadi. Warga menyebut, kerusakan telah berulang hingga lima kali, namun tak pernah diselesaikan secara tuntas.
Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa proyek yang dikerjakan CV Sahaja Landmark tersebut sarat masalah kualitas, bahkan mengarah pada kegagalan konstruksi.
Pantauan di lapangan hingga Sabtu (10/1/2026), siring yang ambrol sepanjang kurang lebih 30 meter dibiarkan dalam kondisi berantakan.
Bongkahan semen dan batako pecah menutup aliran air, tanpa tanda-tanda penanganan serius.
Ironisnya, bangunan ini hanya menggunakan pasangan batako yang diplester semen, material yang dinilai warga tidak sebanding dengan nilai anggaran proyek.
“Bagian depan ini sudah roboh berkali-kali, sampai lima kali. Tukang yang pertama bahkan kabur karena rugi. Sekarang kami yang lanjutkan lagi,” ungkap seorang pekerja di lokasi.
Pernyataan ini semakin menegaskan bahwa proyek tersebut sejak awal diduga dikerjakan tanpa perencanaan teknis yang matang.
Proyek siring ini bersumber dari APBD Bangka Barat Tahun Anggaran 2025.












