PANGKALPINANG, Berita5.co.id – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menegaskan komitmennya dalam mengawal kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit agar benar-benar berdampak langsung bagi petani.
Menurut Didit, meski harga TBS saat ini mulai beranjak naik, perjuangan untuk mewujudkan keadilan bagi petani sawit belum selesai. Ia menilai masih ada persoalan dalam rantai distribusi yang membuat petani belum sepenuhnya menikmati harga yang layak.
“Kenaikan harga ini harus kita kawal bersama. Jangan sampai hanya berhenti di tingkat pabrik, sementara petani tetap tidak merasakan manfaatnya,” ujar Didit Srigusjaya.
Ia menyoroti pentingnya transparansi dalam tata niaga sawit, khususnya dari pabrik hingga ke petani. Praktik delivery order (DO) serta peran pengepul yang kerap memutus informasi harga disebut menjadi salah satu kendala utama.
“Selama ini informasi harga sering terputus di tengah. Petani tidak tahu harga riil di pabrik. Ini yang akan kita benahi melalui pengawasan dan koordinasi lintas sektor,” tegasnya.












