Editor: Bangdoi Ahada
PANGKALPINANG, Berita5.co.id – Proses hukum atas dugaan kekerasan yang terjadi di depan gudang PT Putra Prima Mineral Mandiri (PMM) mulai memasuki babak baru.
Komandan Tim (Dantim) Satgas Tricakti, Kapten David, secara resmi mendatangi Mapolda Kepulauan Bangka Belitung untuk melaporkan aksi pemukulan dan perusakan kendaraan yang dialaminya.
Didampingi sejumlah anggota Satgas Tricakti, Kapten David tiba di Markas Polda Bangka Belitung pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kedatangannya bukan sekadar memenuhi prosedur administrasi, tetapi juga menegaskan sikap bahwa tindakan kekerasan terhadap aparat maupun warga tidak boleh dibiarkan tanpa proses hukum.
Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Sabtu (7/3/2026) di depan gudang PT PMM yang berada di Jalan Lintas Timur, Air Anyer, Kabupaten Bangka.
Saat itu, Kapten David mengaku menjadi korban pemukulan sekaligus mengalami kerusakan pada kendaraan yang digunakannya.
“Saya tidak terima. Komandan saya juga memerintahkan saya untuk melaporkan peristiwa pemukulan dan pengrusakan kendaraan yang saya alami ke Polda Bangka Belitung,” ujar Kapten David kepada wartawan di Mapolda Babel, Senin (9/3/2026).
Langkah pelaporan tersebut menjadi bagian dari dorongan agar aparat kepolisian menuntaskan seluruh rangkaian kekerasan yang terjadi di kawasan gudang perusahaan tersebut.
Sebelumnya, kasus yang sama juga menyeret dugaan pengeroyokan terhadap wartawan yang tengah melakukan peliputan.
Dalam kesempatan itu, Kapten David mengaku sempat menemui Kasubdit Jatanras Polda Babel, AKBP Faisal Fatsey.












