Babel hari iniBangka BelitungBeritaEdukasiLingkunganLokalNasionalNewsPangkalpinangPemerintahan

Bangun RS Rehabilitasi, Gubernur Babel Hidayat Arsani Perkuat Strategi “Hulu ke Hilir” Berantas Narkoba

69
×

Bangun RS Rehabilitasi, Gubernur Babel Hidayat Arsani Perkuat Strategi “Hulu ke Hilir” Berantas Narkoba

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Berita5.co.id — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mempertegas komitmennya dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Gubernur Babel, Hidayat Arsani, menemui Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, di Jakarta pada Selasa (27/1/2026) untuk membahas langkah strategis penanganan narkoba di Bumi Serumpun Sebalai.

​Dalam audiensi tersebut, Gubernur Hidayat Arsani didampingi Pj. Sekda Babel Fery Afriyanto dan Kepala BNNP Babel Brigjen Pol. Eko Kristianto. Agenda utama pertemuan ini adalah usulan pembangunan Rumah Sakit Khusus Rehabilitasi Narkoba di Bangka Belitung.

Menuju Pusat Pemulihan Terpadu

​Gubernur Hidayat memaparkan bahwa fasilitas rehabilitasi ini dirancang sebagai pusat pemulihan terpadu yang mengedepankan sisi kemanusiaan. Ia berharap rencana pengalihan fungsi gedung untuk rumah sakit ini segera mendapat lampu hijau dari legislatif.

​”Semoga rencana pengalihan gedung ini disetujui DPRD, sehingga kita bisa segera merealisasikan RS Rehabilitasi Narkoba di Babel. Ini bukan sekadar fasilitas kesehatan, melainkan wujud nyata kehadiran negara untuk menyelamatkan generasi bangsa,” tegas Hidayat.

​Ia juga menekankan bahwa penanganan narkoba adalah kewajiban mutlak pemerintah daerah karena ancamannya sudah masuk kategori musuh besar negara.

Sinergi Anggaran dan Program

​Dukungan terhadap program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) juga diperkuat di level daerah. Pj. Sekda Babel, Fery Afriyanto, menyatakan telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur kepada seluruh Bupati dan Walikota se-Babel.

​Tujuannya agar pemerintah kabupaten/kota mengoptimalkan anggaran dan perencanaan program P4GN secara terintegrasi melalui tim terpadu. “Target kita adalah Babel bersih narkoba melalui koordinasi yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Fery.

Respons Positif BNN RI

​Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menyambut hangat inisiatif Pemprov Babel. Ia mengakui bahwa posisi geografis Bangka Belitung sangat strategis namun rawan karena menjadi jalur lintas antara Sumatera, Jawa, dan Kalimantan bagi sindikat narkoba.

​”Terima kasih atas perhatian serius Bapak Gubernur. Ini ancaman nyata, dan sinergi pusat-daerah seperti inilah yang dibutuhkan untuk memutus rantai peredaran sekaligus memulihkan para pengguna,” ungkap Suyudi.

​Dengan penguatan sinergi ini, Pemprov Babel optimistis upaya pencegahan dan rehabilitasi akan berjalan lebih efektif demi menciptakan masyarakat yang sehat dan berdaya saing.

​Perubahan Utama yang Dilakukan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!