PANGKALPINANG, Berita5.co.id – Menjelang Pilkada Ulang Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang yang akan digelar serentak pada 27 Agustus 2025, publik kembali disuguhi maraknya baliho dan wajah-wajah penuh janji terpampang di sudut-sudut kota dan desa.
Namun bagi Aboul A’la Almaududi, SH, aktivis sosial yang juga penulis dan pengamat masyarakat, dan akrab disapa Bang Aboul, baliho hanyalah permukaan.
Yang lebih penting, kata dia, adalah isi, rekam jejak, dan kepedulian nyata seorang calon kepala daerah terhadap rakyat.
“Gen Z ini generasi yang melek informasi. Jangan cuma jadi follower di medsos, tapi jadilah pemilih yang sadar dan kritis. Kita butuh pemimpin yang kerja nyata, bukan yang hanya numpang tenar lewat baliho,” ujar Bang Aboul saat dihubungi awak media.
Ia menegaskan bahwa pemilih muda—terutama generasi Z—memiliki kekuatan besar untuk mengubah arah pembangunan daerah jika mampu bersikap rasional dan tidak mudah terbujuk pencitraan.
Bang Aboul memahami bahwa setiap calon kepala daerah tentu memiliki gaya kampanye dan pendekatan komunikasi yang berbeda.
Namun di tengah beragam cara memperkenalkan diri ke publik, ia mengingatkan agar masyarakat—khususnya generasi muda—tidak hanya menilai dari tampilan luar semata.
Menurutnya, baliho, slogan, dan tayangan media sosial hanyalah bagian dari strategi komunikasi.
Yang lebih penting adalah menggali lebih dalam rekam jejak, integritas, serta komitmen nyata dari para calon dalam membangun daerah.
Berikut ini adalah kisi-kisi pemimpin yang layak dipilih menurut Bang Aboul:
1. Punya visi dan arah pembangunan yang jelas
Pemimpin harus tahu mau membawa daerah ke mana. Jangan sekadar membuat slogan tanpa arah yang konkret.
2. Rekam jejak terbukti
Sudah pernah mengabdi dan menunjukkan hasil nyata, bukan hanya muncul mendadak saat musim kampanye.
3. Peduli terhadap rakyat kecil
Bersedia turun langsung ke lapangan dan menyapa warga tanpa kamera atau sorotan media.
4. Datang dengan solusi, bukan hanya retorika
Paham masalah yang dihadapi masyarakat dan mampu menawarkan langkah nyata untuk mengatasinya.












